Tips Mendaki Gunung Yang Benar Dan Terlengkap

Tips mendaki gunung yang benar dan terlengkap - Mendaki gunung saat sekarang ini sudah tidak asing lagi. Sudah banyak kalangan muda-mudi yang berani mendaki sebuah gunung. Kalau dahulu mendengar kata gunung saja orang-orang pada takut untuk nanjak. Karena orang takut hilang digunung atau diserang oleh binatang buas.

Seiring berjalannya waktu, mendaki gunung tidak hanya dilakukan oleh komunitas pencinta alam saja. Namun, generasi millenial sekarang sudah mau ikut untuk masuk salah satu daftar orang-orang yang sudah menaklukkan gunung tersebut. Mulai dari siswa SMP, SMA dan Mahasiswa sudah berani untuk mendaki gunung dengan syarat harus ada minimal satu orang sebagai tour-guide nya.

Tips Mendaki Gunung Yang Benar Dan Terlengkap

Foto diatas saya ambil ketika berada di puncak gunung merapi tahun 2017. Gunung merapi terletak di provinsi sumatera barat dan bersebelahan dengan gunung singgalang. Tetapi, saya sendiri belum pernah mendaki gunung singgalang tersebut, semoga suatu saat nanti saya bisa menginjakkan kaki di puncak gunung singgalang aamiinn.

Gunung merapi merupakan gunung pertama yang saya naiki. Ketika itu saya diajak oleh teman-teman yang sama kuliah dengan saya. Waktu itu saya juga takut karena belum pernah mendaki gunung sebelumnya. Yaa, dengan dimotivasi oleh teman-teman dan dengan izin orang tua akhirnya saya ikut. Jadi, ketika sampai di puncak saya merasa sangat senang dan merupakan pengalaman yang sangat berharga dalam hidup.

Tips mendaki gunung yang benar 

Mendaki sebuah gunung tidak bisa dilakukan sembarangan. Banyak persiapan yang harus dilakukan seperti kesiapan fisik tubuh, peralatan mendaki dan bekal makanan. Nah, saya akan berbagi tips mendaki sebuah gunung, sebagai berikut :

1. Tentukan lokasi dan tingkat kesulitan gunung
Hal pertama yang kamu lakukan adalah tentukan gunung apa yang akan dinaiki. Jika masih pemula maka pilihlah gunung dengan level menengah kebawah dan sudah banyak dilalui oleh orang. Karena ketika sudah banyak dilalui orang maka akan meinggalkan jejak yang akan memudahkan kamu melewatinya.

Terakhir, kamu juga harus memperhatikan cuaca. Prakiraan cuaca bisa dilihat di website BMKG Indonesia. Kenapa? Hal ini bisa memperkiraan langkah kita selanjutnya. Jika cuaca buruk maka kita bisa menunda dulu mendaki gunung. Namun, jika cuaca hanya berawan atau berkabut kita bisa berangkat pagi hari agar tidak terlalu gelap diperjalanan.

2. Persiapan mental
Persiapan mental yang kuat juga dibutuhkan jika hendak mendaki gunung, karena kegiatan ini bukanlah gaya-gayaan, pamer-pameran atau hanya sekedar ikut saja. Mendaki gunung merupakan kegiatan untuk survive di tengah hutan dan saling kerja sama dengan anggota tim kita agar selamat tiba dipuncak serta selamat kembali kerumah.

Niat yang baik juga sangat penting karena dengan niat yang baik akan menggambarkan perilaku yang baik juga setibanya di gunung nanti. Kamu tidak akan terpikirkan yang aneh-aneh untuk berbuat kerusakan disana. Namun, ketika kamu memiliki niat yang buruk maka akan "berbahaya" bagi kamu dan anggota tim kamu sendiri. Karena banyak orang yang bilang bahwa gunung itu merupakan tempat yang sakral yang melarang kita berbuat sesuka hati disana.

Terakhir yang paling penting adalah izin orang tua, kalau orang tua sudah meninggal boleh izin anggota keluarga yang lain. Kenapa? jika orang tua mengizinkan maka doa mereka akan membuat kita lebih tenang dan bisa selamat pergi dan pulang.

3. Melatih otot kaki
Latihan otot kaki berguna untuk membiasakan otot-otot kaki melewati trek gunung yang sangat sulit. Latihan ini juga bertujuan supaya kaki tidak cepat lelah ketika mendaki gunung, apalagi beban yang kita bawa cukup berat. Tetapi, tenang saja kamu bisa melatih otot kaki dengan lari pagi atau lari sore hari seminggu sebelum nanjak.

4. Jaga kesehatan
Kesehatan merupakan faktor penting berhasil atau tidaknya sampai dipuncak gunung. Jangan coba-coba mendaki ketika tubuh tidak fit, karena kamu akan lebih cepat lelah ditengah perjalanan. Yang akhirnya kamu hanya membebani anggota tim saja. Kamu bisa menjaga kesehatan dengan tidur secukupnya dan tidak begadang minimal 3 hari sebelum mendaki. Serta konsumsi makanan sehat dan bergizi agar tubuh tetap sehat.

5. Perencanaan kegiatan
Perencanaan ini seperti rundown acara yang ada dikampus-kampus. Jadi, kamu harus membuat hal-hal detail seperti titik ngumpul dimana, berangkat dimana, yang pergi siapa aja, jam berapa berangkat, dan jam berapa pulang. Walaupun nanti tidak semuanya dijalani tapi kita sudah buat perencanaan apa yang bakal kita lakukan.

6. Perlengkapan yang harus dibawa
Perlengkapan ini juga menjadi perhatian penting bagi pendaki, karena kalau lupa bawa satu saja maka akan berakibat fatal. Kamu tidak ingin kan hal tersebut terjadi? Perlengkapan yang biasa dibawa adalah tas gunung, jaket, kaos kaki, sarung tangan, tas kecil, sleeping bag, tenda, matras, senter, peralatan memasak dan obat-obatan. Serta jangan lupa bawa kamera untuk foto-foto wkwk.

7. Bahan konsumsi
Bahan-bahan konsumsi juga harus dibawa, kalau tidak mau makan apa disana. Bahan konsumsi ini harus diperhitungkan matang-matang berapa jumlah yang akan dibawa. Jangan sampai kita kehabisan makanan dipuncak gunung. Bahan konsumsi yang biasa dibawa adalah beras, air minum (usahakan banyak), roti, sambal, ikan kaleng, snack, susu, kopi, teh dan rokok bagi yang perokok.

8. Jangan malu minta berhenti jika merasa capek
Hal ini tidak hanya berlaku bagi pemula, tetapi untuk semuanya. Jika kamu merasa capek jangan sungkan atau malu untuk meminta berhenti. Karena kalau dipaksakan malah tidak baik, bisa-bisa kaki kamu cidera nantinya.

9. Jangan buang sampah digunung
Kita tidak ingin kan gunung yang diciptakan tuhan penuh dengan sampah-sampah, maka kita tidak boleh buang sampah sembarangan. Sebaiknya bawa kembali turun sampah-sampah kita. Serta kalau nampak sampah dijalan tolong dibawa turun juga.

10. Ikuti instruksi petugas gunung
Nah, biasanya sebelum mendaki gunung kita pasti disuruh untuk mengisi biodata terlebih dahulu oleh petugas gunung. Setelah itu kita akan diberi arahan oleh mereka, apa saja yang tidak boleh dilakukan selama pendakian dan harus diingat baik-baik.

11. Pakaian saat mendaki
Pada saat mendaki gunung pasti tubuh kita perlu banyak energi dan mengeluarkan banyak keringat. Maka pakailah baju yang cepat menyerap keringat. Serta baju tersebut harus cepat kering karena kita bisa menjemur pakaian tersebuat saat tiba di puncak.

12. Berdoa 
Terakhir jangan lupa berdoa sebelum mendaki gunung. Doa akan membuat hati kita lebih tenang dan tentram supaya tidak tersesat di gunung. Setibanya kembali dari gunung jangan bersyukur karena tuhan masih memberikan kita nikmat kehidupan. Serta kabari orang tua atau keluarga kita.

Baca juga :
Muhammad Arif
Adalah seorang Blogger yang aktif yang ingin belajar tentang Website dan seputar internet lainnya dengan media sebuah blog yang saat ini saya kelola.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Untuk Mendapatkan Notifikasi Artikel Baru