Cara Bisnis Dropship Tanpa Modal dan Untung Besar

Dalam pembahasan sebelumnya, kami memberi informasi kepada Anda apa kelebihan, kenapa harus memilih bisnis dropship online. Disamping Anda harus siap secara mental juga harus selalu promosi. Karena, perlu diingat bahwa pelaku bisnis tidak ikut kontrol kualitas barang yang mereka kirim dan tidak ikut dalam proses pengiriman.Oleh sebab itu, Anda harus siap, jika terjadi keterlambatan atau hambatan lain dalam proses pengiriman, Anda akan dianggap bertanggung jawab oleh pembeli atau pelanggan Anda. Apalagi jika produk tersebut tidak memenuhi harapan pembeli.

Karenanya, pelaku bisnis bisa mendapatkan keluhan dan feedback negatif dari pembeli. Tentu saja, semua hal ini akan menjadi rumit jika Anda tidak pandai dalam manajemen, bahkan dapat menyebabkan masalah secara hukum. Itulah sebabnya, Anda sebagai pelaku bisnis harus pandai memilih supplier yang dapat diandalkan dan dapat dipercaya serta telah menunjukkan kualitas dan keakuratan detail produk. Sehingga, Anda dapat dengan mudah menghindari feedback atau testimoni negatif dan reputasi buruk untuk bisnis Anda.

Jadi, dimana Anda bisa menemukan supplier? Jawabannya bisa di mana saja seperti Kaskus, Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan bahkan media sosial. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang mereka dengan bantuan mesin pencari Google. Di Tokopedia, Anda harus mengaktifkan filter “Gold Merchant” di kotak pencarian untuk menemukan pemasok berkualitas. Di Bukalapak, Anda dapat mengaktifkan filter “Top Seller” dan “Premium Seller” untuk menghindari supplier dengan peringkat atau kualitas yang buruk. Di Shopee, Anda harus mengaktifkan filter “Star Seller” untuk menemukan supplier terpercaya.

Langkah Mudah Bisnis Dropship

1. Kerjasama dengan Supplier.

Memulai kerjasama dengan supplier sebenarnya cukup mudah. Setelah Anda membuat pilihan yang tepat dan menemukan supplier yang tepat, Anda bisa memesan produk untuk pengujian atau pengetesan. Jika dalam proses ini semua normal, cobalah untuk membangun hubungan yang baik. Anda perlu tahu bahwa ada beberapa supplier yang membutuhkan pelaku bisnis dropship untuk menjual produk dengan harga yang ditentukan. Jadi, ketika mencoba bisnis dropship, cobalah tanyakan katalog harga produk untuk dijual kembali. Biasanya supplier membuat daftar harganya, sehingga pelaku bisnis tidak menurunkan harga pasar.

2. Menentukan Harga Jual.

Sejujurnya, laba atau keuntungan menjadi pelaku bisnis dropship biasanya hanya 10% – 20% dari suatu produk. Namun, jika penjualan Anda bagus atau Anda cerdas tentang strategi bisnis, maka Anda dapat menghasilkan pendapatan yang menggiurkan. Jadi, jangan heran jika Anda melihat pesaing Anda menjual dengan harga yang lebih murah untuk bersaing dengan Anda.

3. Menentukan Produk.

Anda harus menyadari ketahanan dan kualitas produk yang Anda jual. Ini sangat penting jika Anda ingin menghasilkan pelanggan yang loyal. Bayangkan jika barang Anda bisa bertahan dalam kondisi pengiriman yang lama dan dengan transportasi yang ditawarkan oleh supplier. Selain itu, cobalah untuk menghindari menjual produk yang sifatnya sementara. Dengan kata lain, cobalah untuk menghindari penjualan produk sensitif yang masih alami atau masih belum jelas secara hukum. Setiap negara, termasuk Indonesia, memiliki peraturan hukum tentang pengiriman dan hal-hal lain. Anda perlu tahu apa yang aman dan apa yang tidak aman di Indonesia.

Dalam kampanye produk Anda harus menggunakan gambar yang menarik dan realistis. Karena, sekarang ini banyak pembeli potensial yang diklasifikasikan sebagai pembeli cerdas, yang lebih rasional dalam belanja online. Anda juga perlu memberikan spesifikasi atau detail produk secara lengkap, bersama dengan ukuran dan warna yang ditetapkan agar bisnis dropship untung besar.