4 Jenis Motherboard yang Paling Banyak Digunakan Youtuber

Motherboard merupakan sebuah papan sirkuit cetak (Printed Circuit Board atau PCB) yang menampung semua komponen utama komputer, seperti slot prosesor, slot RAM, slot CPU, BIOS, dan lainnya. Jenis motherboard ini ternyata ada banyak loh.

Salah satu jenis motherboard lama yang sudah tidak digunakan lagi saat ini adalah motherboard AT. Disebut demikian karena motherboard ini menggunakan socket dan colokan enam pin yang berfungsi sebagai konektor daya Advanced Technology atau AT.

Motherboard yang diproduksi pada tahun 80-an ini memiliki ukuran yang cukup besar (13,8 x 12 inci), sehingga tidak mungkin diaplikasikan ke dalam casing komputer yang berukuran kecil. Selain itu, dimensi yang besar tersebut juga menyulitkan untuk memasang driver baru.

Berikut ini adalah jenis motherboard komputer yang paling banyak digunakan di dunia.

1. Motherboard ATX

jenis motherboard ATX

Ini adalah jenis motherboard yang lebih maju dari motherboard AT yang sudah ditinggalkan. ATX yang merupakan singkatan dari Advanced Technology eXtended berarti motherboard ini telah mengalami sejumlah peningkatan dibanding motherboard generasi sebelumnya.

Motherboard ATX memiliki bentuk yang lebih kecil dibandingkan dengan motherboard AT, dengan dimensi umum 12 x 9,6 inci atau atau 30,5 x 24,4 cm. Form factor ATX standar (panjang 305 mm dan lebar 244 mm) adalah yang paling populer karena memiliki setiap fitur yang dapat memenuhi hampir setiap kebutuhan, baik itu untuk gaming atau produktivitas.

Jenis motherboard ini memiliki sejumlah keunggulan, seperti menyediakan beberapa slot PCI dan setidaknya 4x slot DIMM yang dapat mendukung banyak memori, dan mempunyai banyak port SATA dan port perangkat penyimpanan lain. Bahkan, motherboard ATX kelas atas memiliki 3 hingga 4 slot PCI-Ex 16 yang mampu menangani beberapa kartu grafis.

2. Motherboard Micro-ATX

jenis motherboard micro atx

Jenis motherboard yang satu ini memiliki ukuran yang lebih kecil dari dimensi umum motherboard ATX, yaitu 9,6 x 9,6 inci atau 24,4 x 24,4 cm. Meskipun demikian, ada beberapa pabrikan yang membuat motherboard Micro-ATX yang lebih kecil, yaitu 9,6 x 8,1 inci atau 24,4 x 20,6 cm tergantung pada slot dan port yang disertakan.

Motherboard Micro-ATX memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan motherboard ATX, termasuk bentuk yang lebih kecil dan kompak serta harga yang lebih terjangkau. Tersedia pula varian motherboard Micro-ATX yang lebih tinggi dengan fitur-fitur yang lebih unggul.

Jika kebanyakan motherboard ATX modern memiliki maksimum tujuh slot ekspansi PCI atau PCI-Express, maka motherboard microATX hanya memiliki maksimum empat. Jumlahnya juga bisa berbeda-beda tergantung pada dimensinya.

3. Motherboard Mini ITX

Motherboard ini mempunyai dimensi hanya 6,7 x 6,7 inci atau 17 x 17 cm. Meskipun demikian, motherboard Mini ITX mampu menyediakan semua fitur dasar yang terdapat dalam motherboard berukuran besar.

Beberapa keunggulan dari motherboard yang satu ini selain ukurannya yang hemat ruang adalah memiliki sistem pendinginan tanpa kipas yang memungkinkan konsumsi daya yang rendah serta papannya yang dapat digunakan dalam banyak hal yang dirancang untuk motherboard ATX, Micro-ATX dan varian ATX lainnya jika diinginkan.

Karena ukurannya yang mini, motherboard Mini-ITX hanya mampu menyediakan maksimal 1x slot PCI-Ex 16 Slot dan 2x slot DIMM untuk memori. Hampir setiap papan ITX hanya memiliki 4x port SATA untuk penyimpanan dan beberapa header kipas, tetapi fitur-fitur lainnya bisa bervariasi tergantung harga yang ditawarkannya.

4. Motherboard E-ATX

Ini adalah motherboard terbesar di antara semua motherboard yang dibahas di sini, yaitu berukuran 12 x 10,9 inci atau 30,5 x 27,7 cm. Ukuran yang cukup besar tersebut karena motherboard ini menawarkan lebih banyak slot DIMM, sehingga pengguna bisa menambah lebih banyak memori.

Motherboard E-ATX adalah pilihan yang sangat bagus jika kalian membutuhkan komputer yang cukup bertenaga untuk bermain game dan tugas-tugas berat lainnya, seperti rendering dan video processing. Motherboard ini memiliki soket dan prosesor yang jauh lebih kuat, sehingga memiliki kemampuan yang sangat luar biasa.

Beberapa fitur yang dimiliki oleh motherboard E-ATX adalah memiliki banyak slot PCI-Ex 16 (empat atau lebih), memiliki 8x slot DIMM untuk RAM, mampu mendukung 3 hingga 4 kartu grafis, mendukung instalasi RAM hingga 128 GB, memiliki wifi bawaan, kartu suara, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Karena menawarkan banyak keunggulan dan fitur-fitur canggih, motherboard E-ATX pastinya dibanderol dengan harga yang cukup mahal.

Sumber: https://carisinyal.com/jenis-motherboard/.

Baca Juga : Jenis Socket Motherboard Intel dan AMD yang Paling Banyak Digunakan